Minggu, 29 Juli 2012

Logo Baru Koperasi Indonesia

Membuat kehidupan anggotanya lebih baik. Demikian tujuan mulia koperasi, badan usaha penggerak perkenomonian Indonesia. Secara substansial, koperasi adalah gerakan rakyat yang berusaha memberdayakan dirinya.

Awalnya, koperasi di Indonesia didirikan untuk membantu rakyat yang kesulitan secara ekonomi. Melalui koperasi, diharapkan kesejahteraan dan kemakmuran anggotanya dapat tercapai. Yang unik dari badan usaha ini, yaitu: setiap kegiatannya berdasarkan asas kekeluargaan dan kegotongroyongan.

Anda ingat dengan logo Koperasi Indonesia dengan lambang pohon beringin, rantai, timbangan, bintang, padi dan kapas, pita, roda bergigi dengan latar belakang merah putih? Kita bisa mengucapkan selamat tinggal pada logo itu. Kini, Koperasi Indonesia hadir dengan tampilan logo baru.











Desain (before): n/a
Desain (after): n/a

Bunga dipilih sebagai simbol kemajuan dan perkembangan koperasi di Indonesia. Mengandung makna Koperasi Indonesia selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya, serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.

Dalam simbol bunga terdapat lambang empat kelopak yang terkembang dalam empat penjuru mata angin mencerminkan maksud Koperasi Indonesia sebagai penyalur aspirasi, dasar perekonomian nasional kerakyatan, penjunjung tinggi prinsip kebersamaan. Warna hijau pastel dipilih untuk melambangkan kewibawaan dan berkesan kalem.

Perubahan logo Koperasi Indonesia perlu disyukuri. Setidaknya, tidak ada lagi logo dengan terlalu banyak simbol seperti pada logo lama. Logo baru terlihat lebih sederhana, dinamis dan modern. Secara visual, simbol ikonik dengan bentuk-bentuk geometris yang simetris.

Globalisasi yang ditandai dengan perdagangan bebas, menjadi tantangan bagi para pelaku ekonomi, termasuk koperasi. Akses informasi dan teknologi menjadi lebih bebas, terbuka, dan terjangkau adalah suatu kesempatan bagi koperasi untuk mengembangkan dan memajukan diri. Agar dapat bertahan, koperasi dituntut untuk dapat lebih mengoptimalkan potensi ekonominya, saling menghargai dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder.




0 komentar:

Poskan Komentar